Menggali Keberkahan Ilmu : Awali dengan menanamkan nilai-nilai adab
Dalam tradisi Islam, ilmu memiliki kedudukan yang sangat mulia. Bahkan, ayat pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad adalah perintah untuk membaca ("Iqra"). Namun, dalam perjalanan mencari ilmu, adab sering kali dianggap sepele, padahal keberkahan ilmu sangat bergantung pada adab yang dimiliki oleh seorang penuntut ilmu.
Pentingnya Adab dalam Menuntut Ilmu
Adab dalam konteks ilmu mencakup sikap, tata krama, dan penghormatan yang ditunjukkan oleh seseorang terhadap ilmu itu sendiri, guru, serta proses belajar. Imam Malik pernah berkata kepada seorang muridnya, "Pelajarilah adab sebelum mempelajari ilmu." Hal ini menunjukkan bahwa adab adalah fondasi yang menentukan kualitas ilmu yang diperoleh.
Adab kepada guru, misalnya, mencakup rasa hormat, kesabaran, dan kerendahan hati. Seorang murid tidak hanya menghormati ilmu yang diajarkan, tetapi juga menghormati pribadi guru sebagai pembimbing. Sikap ini menciptakan hubungan yang harmonis dan memungkinkan transfer ilmu yang lebih bermakna.
Keberkahan Ilmu
Keberkahan ilmu bukan hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diperoleh, tetapi juga sejauh mana ilmu tersebut membawa manfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Tanpa adab, ilmu dapat kehilangan keberkahannya. Contohnya, seseorang yang memiliki ilmu tinggi tetapi sombong, ilmunya mungkin tidak akan memberi manfaat yang besar. Sebaliknya, ilmu yang dipelajari dengan penuh adab akan mengakar dalam hati dan mudah diamalkan.
Cara Menanamkan Adab dalam Menuntut Ilmu
- Menghormati Guru: Menunjukkan rasa hormat dengan mendengarkan, tidak memotong pembicaraan, dan mematuhi arahan guru.
- Mencari Ilmu dengan Niat yang Tulus: Niatkan belajar untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memberi manfaat kepada orang lain.
- Bersikap Rendah Hati: Tidak merasa lebih pintar dari orang lain meskipun memiliki ilmu yang luas.
- Menjaga Akhlak dalam Proses Belajar: Menghindari sikap malas, meremehkan pelajaran, atau mencela pendapat orang lain.
Adab adalah pintu gerbang menuju keberkahan ilmu. Tanpa adab, ilmu yang diperoleh mungkin hanya menjadi hafalan kosong tanpa pengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penting bagi setiap penuntut ilmu untuk senantiasa memperbaiki adabnya. Dengan adab yang baik, ilmu yang dipelajari akan menjadi cahaya yang menerangi jalan kehidupan dan membawa manfaat bagi banyak orang.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Penerimaan Santri & Siswa Baru Pondok Pesantren Tarbiyatul Muridin
Pondok Pesantren Tarbiyatul Muridin Dusun Melik Desa Parijatah Kulon Kabupaten Banyuwangi. Telah membuka dan siap menerima Santri & siswa Baru Tahun Ajaran 2025/2026 mulai tanggal
Penerimaan Peserta Didik Baru MTs PSA Tarbiyatul Muridinr
MTs-PSA Tarbiyatul Muridin Dusun Melik Desa Parijatah Kulon Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi yang bernaung di bawah Yayasan Pondok Pesantren Tarbiyatul Muridin telah membuka dan sia




